Kumcer: SPIDI 2024

Kumcer: SPIDI 2024

Author:
Price:

Baca selengkapnya

 


Judul: Jejak Waktu di Setiap Ruang Pondok

Penulis: Siswi Sekolah Putri Darul Istiqamah Kelas VII


Blurb:

Buku antologi ini mengangkat kisah inspiratif para santri kelas 7 SMP yang menapaki jejak waktu di pesantren. Di balik tembok-tembok kokoh dan atmosfer religius, mereka belajar ilmu agama, beradaptasi dengan lingkungan baru, dan menjalin persahabatan yang erat. Jejak Waktu di Setiap Ruang Pondok adalah buku antologi yang menyentuh hati dan memberikan inspirasi bagi para pembacanya.


Buku ini mengajak kita untuk melihat pesantren bukan hanya sebagai tempat belajar ilmu agama, tetapi juga sebagai tempat untuk menempa diri dan menemukan jati diri



Judul: Mutiara Hikmah dari SPIDI

Penulis: Siswi Sekolah Putri Darul Istiqamah Kelas VIII

Blurb:

Antologi "Mutiara Hikmah dari Spidi" mengisahkan perjalanan inspiratif para santri di Sekolah Darul Istiqamah. Melalui kisah-kisah yang menyentuh hati, buku ini membawa kita menyelami alur perkembangan akhlak mereka yang dibimbing dengan penuh kasih sayang dan keteladanan.


Di Darul Istiqamah, para santri diajarkan nilai-nilai moral dan spiritual yang luhur. Mereka dibimbing untuk menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan berprestasi. Buku ini menceritakan bagaimana para santri ditempa dengan berbagai disiplin dan didorong untuk selalu berusaha mencapai yang terbaik.




Judul: Melodi Istiqamah

Penulis: Siswi Sekolah Putri Darul Istiqamah Kelas IX


Blurb:

"Melodi Istiqamah: Mengukir Prestasi di Bawah Naungan Pesantren" bergema indah dari balik tembok pesantren. Buku ini adalah kisah nyata para santriwati Sekolah Putri Darul Istiqamah yang selama tiga tahun menorehkan prestasi membanggakan. Lewat lika-liku perjuangan mereka, buku ini tak hanya menginspirasi, tapi juga menepis keraguan. 


Para santriwati membuktikan bahwa pesantren bukan halangan untuk berprestasi, baik di bidang sains, seni, olahraga, maupun lainnya.  Buku ini juga mengajak pembaca berkelana menyaksikan bagaimana pesantren Putri Darul Istiqamah tak hanya fokus pada ilmu agama, tetapi juga mendukung pengembangan bakat para santrinya.  


Kisah para santriwati dalam menyeimbangkan pendidikan formal, pesantren, dan pengembangan diri pun akan menyentuh hati Anda.  Lebih dari sekadar kumpulan cerita, buku ini adalah simfoni motivasi yang mengajak para pembaca berani bermimpi, bekerja keras, dan pantang menyerah meraih cita-cita.



Judul: Separuh Kisah

Penulis: Siswi Sekolah Putri Darul Istiqamah Kelas X


Blurb:


Separuh kisah adalah serangkaian cerita  yang dibeberkan dengan diksi-diksi berbalut drama-drama kehidupan yang dialami beberapa remaja. Gembira, sedih, kecewa, malu, bahkan perasaan hampa pun tertuang dalam buku ini.

Euforia ekspresi rasa bisa ditemukan dalam bagian-bagian judul cerpen dengan judul Kebersamaan, Amalan andalan, Kasih sayang Ibu, Rendah Hati, Melawan Rasa Malas, Perjuanganku, Pentingnya Doa, Berbuat Baik, Understand & Sympathiz, Kerja Bakti, Penjual Bakwan, Perjuangan Santri Meraih Prestasi, Tentang Banjir dan Satu Nasi Kotak, Akhir Kisahku, Pentingnya Mindset, Anucara untuknya, Namanya Aeera, Harmoni Gaza, Bella dan Sahabat Barunya, Sahabat untill Jannah, Sepenggal Kisah dari Palestina, Tak Semua Orang memilikinya, dan Sahabat Selamanya.




Judul: Aksara Lara

Penulis: Siswi Sekolah Putri Darul Istiqamah Kelas XI


Blurb:


Antologi puisi Aksara Lara bagaikan simfoni   yang menyentuh jiwa. Setiap bait dalam puisi Airmata di Balik Langit, Di Negeri Pohon Zaitun, Harap, Harta dan Derajat, Jalan Gelap, Jiwa kemanusiaan yang Tertanam dalam Diri, Terpanggil, Ketenangan, Kisah Negeri Tak Dikenal, Memanusiakan Manusia, Malamku di Bumi Palestina, Negeri yang Tamat, Pendidikan Terampas Penindasan, Suaraku Terbungkam, Setetes Airmata, Tangisan satu Dunia, Tercipta namun Tak Tahu Diri, Tiada Hari Raya, Tirai kehidupan, Renung, dan Rintik Pilu di Tepi Jalan mengandung diksi sarat makna yang membangkitkan rasa kemanusiaan yang terpendam dalam diri pembaca. 

Keindahan dan harapan berpadu dengan kenyataan pahit dan hipokrisi, menciptakan kontradiksi yang menyentuh hati. Seruan berani untuk melawan ketidakadilan bergema di setiap bait, mendorong kita untuk bangkit dan memperjuangkan ketidakadilan. Jeritan mereka yang tertindas dan terbungkam disuarakan dengan penuh empati, membangkitkan rasa solidaritas dan kepedulian. Aksara Lara bukan sekadar kumpulan kata, tetapi sebuah cerminan realitas yang menelanjangi hati nurani dan mengundang kita untuk merenungkan makna kemanusiaan yang sesungguhnya.


Judul: Bukan Guru Tanpa Karya

Penulis: Citivas Sekolah Putri Darul Istiqamah

Blurb:

Guru bukan hanya sekadar pembagi ilmu, tetapi juga pembentuk jiwa. Namun, mungkinkah seorang guru dikatakan guru yang sesungguhnya jika ia tak meninggalkan jejak karya meski setitik?

Buku “Bukan Guru tanpa Karya” mengajak kita meresapi kembali peran kita dalam dunia pendidikan yang dinamis dan penuh tantangan. Melalui goresan pena berwujud karya sederhana para guru Sekolah Putri Darul Istiqamah ini, pembaca diharapkan kembali memaknai pendidikan sebagai akar peradaban bangsa.





0 Reviews