}
Novel: Top 3 Gocenglengge AT Press Solo 2026

Novel: Top 3 Gocenglengge AT Press Solo 2026

Author:
Price:

Baca selengkapnya

 




Gocenglengge adalah kompetisi menulis novel andalan AT Press Solo. Setiap seasonnya memiliki tantangan berbeda. Tantangan 2026 penulis diminta menulis novel genre fiksi sejarah mix time traveler. Inilah hasil top 3 novelnya:




Judul: RANA TAKDIR
Penulis: Baby Wo
Harga: Rp85.000,-

BLURB:

"Sejarah tidak pernah ditulis oleh mereka yang hanya melihat. Sejarah ditulis oleh mereka yang berani melangkah ke dalamnya."

Bramantyo, seorang kurator muda terlempar ke abad ketujuh lewat sebuah kamera antik. Ia mendarat tepat di jantung Kerajaan Kalingga saat pengadilan paling legendaris di Nusantara tengah berlangsung.

Di tengah intrik istana yang berliku dan bayang-bayang pengkhianat yang tak tersentuh hukum, Bram menyadari bahwa kehadirannya di sana bukanlah sebuah kecelakaan. Dengan sisa baterai yang terus menipis dan waktu yang terus mengejar, Bram dihadapkan pada pilihan mustahil, yaitu hanya menjadi penonton yang membiarkan darah tertumpah, atau ikut campur tangan dan menanggung risiko kehilangan dunianya selamanya.




Judul: Een Stil Archief
Penulis: Mega Yohana
Harga: Rp85.000,-

Blurb:

Nadira, penulis artikel terlempar ke tahun 1912 dalam tubuh Rukmini, gadis keturunan Jawa yang hidup di bawah bayang-bayang Hindia Belanda. Ia bertemu Roehana Koeddoes, tokoh perempuan yang namanya hanya pernah dia baca dalam catatan sejarah.

Di tengah pengawasan pemerintah kolonial, jaringan gerilya yang bergerak diam-diam, Nadira menyadari bahwa masa lalu tidak sekadar memintanya melihat, melainkan juga menuntutnya memilih, yaitu tetap menjadi pengamat yang aman, atau ikut terlibat dalam perjuangan yang dapat menyeretnya pada pengkhianatan, pengejaran pemerintah kolonial, dan kehilangan dirinya sendiri.

Judul: The Stained Silk: Fragmen Quantum 1998 Penulis: Fihra Rizqi Harga: Rp85.000,-

Blurb:

"Satu menit adalah selamanya bagi mereka yang terlambat."

Tahun 2026, Dimitri Yakovlevich Malama melintasi waktu demi menebus dosa sejarah dan janji terakhir B.J. Habibie. Misinya mutlak, menyelamatkan Drusilla von Heeren dari horor kerusuhan Mei 1998. Namun, mekanika kuantum mengkhianatinya. Dimitri tiba terlambat enam puluh detik—satu menit yang cukup untuk melihat dunia Drusilla hancur menjadi serpihan sutra yang ternoda.

Dimitri terjebak di masa lalu. Di tengah stigma masyarakat yang menganggap perempuan korban kekerasan seksual sebagai "barang rusak", Dimitri harus memilih, yaitu kembali ke masa depan dengan ingatan yang dihapus, atau menetap di tahun 1998 sebagai buronan demi mencintai perempuan yang bahkan tak sanggup mencintai dirinya sendiri.


0 Reviews