Home » » 10 Author Unggulan AT Press

10 Author Unggulan AT Press

Written By . on Selasa, 06 Agustus 2019 | Agustus 06, 2019

Idha Febriana, wanita kelahiran Februari 1990 ini berstatus sebagai ibu rumah tangga memiliki 1 puteri. Walau demikian, kemampuannya di bidang menulis sudah tidak diragukan lagi. 2 kali menjadi juara 1 project AT. TAT season 1 dan TAT Duel season 2.



Keń∑uatan tulisan Mbak Idha terletak pada teknik penulisan, plot, riset dan karakter tokoh. Genre favoritnya percintaan. Namun, sejak menulis Rahasia Benih Bambu dia ketagihan menulis thriller. Penasaran sama tulisannya?
Mari baca karyanya Hold Me Closer, Ada Apa dengan Rasi? Rahasia Benih Bambu.

Alfian N. Budiarto, pria kelahiran 9 Mei 1990 ini dijuluki King of Drama. Karena tulisannya sendiri mahir di genre drama romantis. Walau aslinya dia bukan tipe pria romantis. Justru malah sering tidak peka terhadap wanita. Sebelum 2 kali jadi winner project AT -AT SBY dan ABNT AT Family- dia pernah menjuarai UNSA Ambassador. Kekuatan tulisannya terletak di diksi nyastra, padat, tetapi tetap asyik untuk dibaca.
Well, penasaran dengan karyanya? Yuk, baca Sepucuk Relikui, Ablasa dan Summer Rain.


Nina Azrina Saragi, wanita kelahiran Medan ini kemampuannya di bidang menulis juga tidak diragukan lagi. 2 kali memenangkan project AT, TAT season 3 dan ABNT season 1. Keahliannya di genre religi dan petualangan. Ini dia karyanya.

Latifah Desti Lustikasari, wanita berprofesi sebagai jurnalis dan blogger ini tidak kalah keren 3 orang di atas. Dia pernah menjuarai TAT season 2 dan runner up TAT season 2. Kekuatan naskahnya terletak lihai mengolah twist.
Ini dia karyanya.

Novita Sari Purba, wanita satu ini selalu mengaku sebagai penulis pemula. Namun, kemampuannya nggak bisa dianggap remeh. Terbukti di TAT Duel season 2 dia berhasil mengalahkan Alfian. Penasaran sebagus apa karyanya? Yuk, Baca Pintu Dunia Lain.

Sahrial Pratama, pria ini sekarang menjabat sebagai pimred AT Sumatera. Kemampuan menulisnya juga gak bisa dianggap remeh. Dia berhasil menaklukkan hati Eni Lestari, notabennya sebagai pembantai level 6. Alhasil, dia jadi juara event Fantasy AT Press Lombok. Penasaran karyanya? 

Rizky Kurniawan, sering dijuluki Kiki Ayam. Walau belum pernah jadi juara di project AT, kemampuannya tidak boleh diremehkan. Pasalnya, dia jago mengolah diksi sesuai genre yang ditulisnya. Misal nulis genre surelis spritual maka tulisannya ala-ala Eka Kurniawan. Namun, jika menulis metropo story telling berubah menjadi ala-ala Ilana Tan. Waw, menakjubkan ya gaes? Nih, karyanya.


Gusti Riant, pria satu ini sohib Kiki Ayam. Kemampuanya sendiri nggak bisa dianggap remeh. Pasalnya, dia jago mengolah plot genre thriller dan mystery psikologi loh. Sudah ada 4 bukunya yang terbit di AT loh.

Aldi.A, sama seperti Novita Purba, dia sering mengaku penulis pemula. Namun, kemampuannya mengolah diksi patut diacungi jempol. Nggak kalah lah dengan Alfian.


Zakiyah, editor AT Press Bandung ini kemampuannya juga keren loh say. Keahliannya di genre metropop. Penasarab karyanya? Yuk, baca Menolak Tua.

SHARE

About .

0 komentar :

Posting Komentar